Berkreasi, Berkarya, Berjuang dengan Pena

Kamis, 23 Desember 2010

LAKI - LAKI TERBAIK

LAKI – LAKI TERBAIK
(hanya catatan kecil untuk laki – laki, persembahan untuk para ibu)
Perintah bagi laki – laki (suami) untuk mempergauli wanita (istri) dengan baik telah tegas diperintahkan di dalam firman Allah “...dan pergaulilah mereka (istri-istri) dengan cara yang ma’ruf (baik)... (An-Nisa’ 19). Memperlakukan wanita (istri) dengan baik seperti diperintahkan dalam ayat tersebut tidak dibatasi pada perbuatan tertentu. Perlakuan baik itu diperintahkan pada setiap hal dan setiap perbuatan. Maka penjabaran dari mempergauli atau memperlakukan istri dengan baik adalah perlakukan dengan baik pada seluruh urusan dalam hubungan antara suami dan istri; berbicara dengan baik, sopan kepada istri, menegur kesalahan istri dengan baik, memanggil istri dengan panggilan yang baik, termasuk memberikan nafkah untuk istri dengan cara yang ma’ruf.

Minggu, 05 Desember 2010

Fitnah Lebih Kejam daripada Pembunuhan?

SALAH KAPRAH PEMAHAMAN ARTI FITNAH
Ada orang berkata kepada temannya “Eh… tahu gak kamu? si Anu melakukan perbuatan jahat?”
Teman yang diajak bicara menjawab “Ah yang benar? Jangan menfitnah.. Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.”
Ada lagi orang yang merasa dituduh melakukan kejahatan berkata membela dirinya “Itu bohong… Saya tidak pernah melakukan perbuatan jahat itu… Itu fitnah…”
Secara umum kata fitnah sering difahami dengan makna “membicarakan (menuduh) bahwa seseorang melakukan perbuatan buruk, padahal sebenarnya seseorang yang dibicarakan (dituduh) itu tidak melakukannya.” Berangkat dari pengertian ini kemudian kata – kata seperti disebutkan dalam al-Qur’an (al-Baqarah 217) “fitnah itu lebih besar dosanya daripada membunuh” menjadi masyhur untuk menegur orang yang menuduh atau membicarakan kejelakan orang lain tanpa bukti.

Sabtu, 27 November 2010

BERSELIMUT KABUT MALAM


Bukan kehangatan yang diberikan olehnya
Bukan kasih tulus yang ditawarkan olehnya
Tapi,
Kedinginan yang menusuk sumsum tulang
Membeku disudut ruang

Terbungkus rapi dalam kotak pendora
Tersamar oleh semaraknya cahaya makhluk penghuni langit malam
Terabu-abukan oleh kabut yang menyelimuti kolong buana

Hahaha......Menyedihkan

Tak satupun yang mengerti
Tak satupun yang memahami
Sembilu yang menyayat hati
Kini semakin kuat
Memborehkan namanya
Perih dan sakit....

Bersama kabut yang menyelimuti malam
Tenggelam dalam dinginnya kepalsuan
Membisu seribu makna.


Disudut ruang
Moon Tsuki says
27/11/10

Minggu, 10 Oktober 2010

MENULIS MAKALAH ILMIAH

1. Apa yang dimaksud Ilmiah?
Ilmiah dalam suatu tulisan yang dihasilkan berarti digunakan metode dan prinsip-prinsip science, yaitu sistematis dan eksak, atau menggunakan metode penelitian di mana suatu hipotesis yang dirumuskan setelah dikumpulkan data objektif secara sistematis, dites secara empiris. Science selalu empiris, yaitu didasarkan atas data yang diperoleh melalui observasi. Science bersifat sistematis dan mencoba melihat sejumlah observasi yang kompleks dalam hubungan yang logis. Science itu objektif, menjauhi aspek-aspek yang subyektif.
Karena itu, kegiatan ilmiah tidak mencampurkannya dengan nilai-nilai etis.
Science tidak bertanya apakah objek penelitian itu baik atau buruk.
Science atau ilmu pengetahuan sering dipandang sebagai akumulasi pengetahu-an yang sistematis. Science dapat dan harus memperluas pengetahuan. Akan tetapi haki-kat science yang utama adalah sebagai suatu metode pendekatan terhadap keseluruh-an dunia empiris, yakni dunia kenyataan yang dapat dikenal manusia melalui pe-ngalamannya.
Science tidak bertujuan untuk menemukan kebenaran mutlak. Bagi science, segala pengetahuan bersifat sementara atau tentatif yang dapat berubah bila ditemukan data baru misalnya jika ditemukannya dengan menggunakan alat-alat baru.. Science adalah suatu metode analisis dan mengemukakan penemuannya dengan hati-hati dalam bentuk “jika”, “maka”. Dengan science, teori memegang peranan yang penting. Teori merupakan hal yang pokok dan dasar bagi science.
2. Pengertian Tulisan Ilmiah
Tulisan ilmiah dapat didefinisikan sebagai suatu karya tulis hasil kegiatan ilmiah yang berupa artikel/hasil penelitian atau berupa makalah yang disajikan pada forum pertemuan ilmiah. Tulisan ilmiah yang tersaji dengan bahasa dan format yang lebih populer disebut sebagai tulisan ilmiah populer.
3. Ciri khusus tulisan ilmiah
Tulisan ilmiah memiliki beberapa ciri khusus, yaitu:
a. Isi sajiannya berada pada kawasan ilmu
b. Penulisannya cermat, tepat, dan benar
c. Sistematika jelas, dan
d. Bersifat objektif (dengan fakta dan rasional)
Setiap tulisan ilmiah hanya menyajikan ringkasan atau hal-hal yang menarik dari suatu kegiatan ilmiah (penelitian, pengembangan, dan evaluasi). Tulisan ilmiah sering juga disebut makalah. Makalah dapat menjadi artikel bila termuat di majalah ilmiah, atau bahan tulisan bagi siaran radio/TV, atau bahan tertulis dalam pertemuan ilmiah.
Penelitian merupakan suatu kegiatan pengkajian terhadap suatu permasalahan dengan menggunakan metode ilmiah. Hasilnya berupa pengetahuan ilmiah dari hal yang dipermasalahkan. Pengembangan merupakan kegiatan yang dapat berupa perancangan, perencanaan atau rekayasa yang dilakukan dengan berdasar metode berpikir ilmiah. Hasilnya berupa pengetahuan ilmiah atau teknologi yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Sedangkan evaluasi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang diperoleh melalui tata cara tertentu berdasar pada metode berpikir ilmiah. Hasilnya adalah pengetahuan ilmiah yang digunakan untuk pengambilan kebijakan terhadap hal yang dipermasalahkan. Dengan demikian, kegiatan penelitian, pengembangan, dan evaluasi merupakan kegiatan ilmiah yang akan ditulis dalam bentuk dan format penulisan ilmiah mulai dari buku, artikel, dan gagasan yang ditulis melalui media massa.